cara budidaya jeruk bali dengan mudah

cara budidaya jeruk bali dengan mudah – Budidaya jeruk bali tidaklah sukar. Dulur perlu pastikan lahan yang akan digunakan tidak sempit karena satu pohon jeruk bali membutuhkan area sekitar 7×8 meter.

cara menanam jaruk bali dangan mudah
cara menanam jaruk bali dangan mudah

Buah jeruk bali paling baik jika ditanam di daerah dataran tinggi. Namun, di dataran rendah pun tanaman ini dapat tumbuh baik asalkan kebutuhan airnya tercukupi, mendapat banyak sinar matahari, dan bebas dari hama.

cara budidaya jeruk bali dengan mudah

1. Penyiapan lahan

Penyiapan lahan harus dilakukan beberapa minggu sebelum menanam jeruk bali. Lakukan penggemburan lahan dengan mencangkuli tanah dan mencampurnya dengan pupuk organic cair
Untuk pemetakan lahan yang akan ditanami masing-masing bibit, disarankan dulur menyediakan petakan tanah sebesar 7×8 meter untuk tiap bibit. Kenapa? Karena disaat bibit buah jeruk bali membesar, ketinggiannya bisa mencapai 5 meter.

2. Pembibitan
Pembibitan adalah langkah yang penting juga. Karena cara pembibitan buah jeruk bali ini sebagian besar dilakukan bukan dengan metode biji atau setek, melainkan dengan cangkok.

Metode cangkok dipilih karena para petani jeruk bali memiliki pengalaman yang baik dengan metode ini, yakni masa buahnya yang tidak terlalu lama dan daya tahan pohon yang kuat. Ciri bibit buah jeruk bali yang baik, yakni batangnya yang lurus dari atas ke bawah serta diameter batang sekitar 2 – 3 sentimeter.

3. Penanaman
Setelah mendapatkan bibit jeruk bali yang tepat, maka tanamlah masing-masing bibit di petakan tanah yang telah disediakan. Dulur dapat menanamnya kapan saja karena tanaman jeruk bali bisa tumbuh di musim kering ataupun musim hujan, asalkan syarat tumbuhnya terpenuhi.

4. Pemupukan
Pemupukan hal yang perlu diperhatikan juga. Gunakan pupuk organik cair buah-buahan untuk yang baik untuk tanah dan tanaman. Selain itu, penyiraman perlu dilakukan saat musim kering agar tanaman tidak kekurangan air. Perawatan lainnya adalah penyiangan, pengusiran hama dan ulat serta pembatasan jumlah ranting dan buah pada musim panen pertama.

Dari cara di atas ada hal yang lebih penting,yaitu berbudidaya dengan iklas dan semangat pantang menyerah, sehingga hasil yang di dapat maksimal.

baca juga : ayam bangkok

baca juga : ikan nila 

Tags: