CARA MEMBUAT MIKROORGANISME LOKAL (MOL)

CARA MEMBUAT MIKROORGANISME LOKAL (MOL)

membuat mol dengan mudah
cara membuat mikroorganisme lokal dengan mudah

CARA MEMBUAT MIKROORGANISME LOKAL (MOL) Mikro organisme local adalah hasil fermentasi yang mengandung mikroorganisme hasil prduksi sendiri dari bahan alami yang tersedia di sekeliling kita.

Mikro oraganisme yang baik harus memliki bahan bahan sebagai berikut :

Kerbohidrat. Bahan ini di butuhkan oleh bakteri sebagai bahan energy. Untuk menyediakan bahan karbohidrat bagi mikro oraganisme dapat di gunakan cucian beras, nasi bekas, singkong,kentang, gandum, dedak/bekatul,dll.

Glukosa .Bahan ini juga sebagai bahan energy bagi mikro organisme yang bersifat sepontan ( lebih mudah di makan oleh mikro organisme itu ). Glukosa dapat di peroleh dari gula pasir, gula jawa, gula merah, molasses/ tetes tebu, air gula, air kelapa , air nira , dll.

EM4 merupakan bakteri pengurai yang di butuhkan dalam membuat mikro organisme local (mol )

Bahan yang lainya dapat kita gunakan bahan bahan yang ada di sekitar kita.  Karena sumber bakteri mikro organisme local banyak di kandung di buah buah busuk, sayur sayur busuk,keong mas, nasi, rebung bambu, sayuran busuk, bonggol pisang, urine kelinci dan yang lainya.

Biasanya mikro organisme local (mol) tidak hanya mengandung 1 jenis mikro organisme saja tetapi beberapa jenis mikro organisme seperti rhizobium sp, Azospirillium SP , Azotobacter SP.  Pseudomonas SP, bacillus SP, dan bakteri pelarut fosfat.

CARA MEMBUAT MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL)

BAHAN
  1. Contoh bahan yang di gunakan adalah bonggol pisang (1 kg ). Dan di cacah hingga halus
  2. Molasses / tetes tebu . bisa menggunakan gula merah juga
  3. Air cucian beras (2 liter )
  4. EM4
CARA MEMBUAT
  1. Cacah bonggol pisang hingga halus
  2. Masukan 20 cc tetes tebu kedalam air cucian beras dan aduk hingga merata
  3. Selanjutnya masukan 20cc EM4 kedalam larutan dan aduk hingga merata
  4. Setelah semua larutan di aduk merata, masukan semua bahan termasuk cacahan bonggol pisang ke dalam botol atau deriggen .
  5. Tutup rapat dan diamkan selama 15 hari.
  6. Setiap dua hari sekali  tutup botol di buka, agar gas yang ada di dalam botol, sehingga mengurangi resiko botol meledak karena terpenuhi oleh gas.
  7. pada hari ke 15 hari dapat di aplikasikan dengan cara di semprot atau di siram ke tanaman
  8. Cara mengaplikasianya adalah 50cc larutan di campur denga 1 liter air.
 KELEBIHAN MOL
  1. Bahan tersedia di sekitar kita
  2. Murah meriah
  3. Manfaat  tinggi
  4. Bahan tidak sulit untuk di cari

Terimakasih sudah berkunjung ….

Beri saran dan krtitik kepada kami di kolom komentar …..

Jangan lupa bertani …

Tags: