perbedaan pupuk organik dan anorganik

perbedaan pupuk organik dan anorganik
Dipahami dulu secara keilmuan baru kita melangkah ke pembahasan berikutnya lg yaaa…
perbedaan pupuk organik dan anorganik – Senyawa organik dan senyawa anorganik membentuk dasar kimia. Perbedaan utama antara senyawa organik dan senyawa anorganik adalah bahwa senyawa organik selalu mengandung karbon sedangkan sebagian besar senyawa anorganik tidak mengandung karbon. Juga, hampir semua senyawa organik mengandung ikatan karbon-hidrogen atau CH. Catatan, mengandung karbon tidak cukup untuk senyawa dianggap organik.

perbedaan pupuk organik dan anorganik
perbedaan pupuk organik dan anorganik

Organik konvensional berarti hidup dan anorganik berarti tanpa kehidupan. Sebagai kimia yang berkembang untuk berevolusi dalam sejarah, semua senyawa karbon ditemukan dengan kehidupan dan kimia karbon dikenal sebagai kimia organik. Semua kimia unsur selain karbon diketahui anorganik untuk tujuan praktis. Karena karena valensi karbon adalah empat, ia dapat membentuk ikatan tunggal, rangkap dua dan rangkap tiga, dan berdasarkan ini dapat membentuk jumlah yang membingungkan (dalam jutaan) senyawa. Ada 118 elemen bersama dengan karbon dalam tabel periodik. Hanya senyawa karbon yang disebut Organik. Semua unsur kimia lainnya disebut kimia anorganik.

baca juga : jagung warna warni

Perbedaan pupuk organik dan anorganik.

Pupuk organik memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan pupuk anorganik yang disintesis secara kimia.
Komposisi hara yang pas dan sesuai dengan kebutuhan tanaman pada pupuk organik mampu diserap secara maksimal oleh tanaman. Selain itu, pupuk organik juga tidak membunuh agen hayati yang ada di tanah, baik permukaan maupun bawah tanah. Dengan demikian, pupuk organik bersifat ramah lingkungan.
Berikut adalah kelebihan dan keajaiban pupuk oraganik bagi tanaman
Memacu pertumbuhan akar, tunas, bunga, dan buah menjadi sempurna
Memperbaiki kualitas buah dan daun
Mengubah buah menjadi lebih besar dan segar
Memperbesar ukuran daun dan menyempurnakannya
Memperpanjang umur produksi tanaman
Mempercepat masa panen
Menyuburkan tanah hingga tanaman sehat
Ramah lingkungan
Mampu mengembalikan sifat asli dari tanaman
Meningkatkan hasil panen

PERBEDAAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK
ORGANIK

•di buat dengan cara pengomposan.
• dapat menambahkan berbagai unsur hara seperti senyawa organik yang berkadar rendah.
• Senyawa dalam kompos tidak mudah larut sehingga pengaruhnya dapat bertahan lama dalam tanah.
• dapat berguna untuk memperbaiki fisik dan kimia tanah.
• dapat menyehatkan flora dan fauna didalam tanah.
• Aman bagi kesehatan manusia.
• Tidak mempunyai efek samping.
ANORGANIK
• buatan pabrik.
• Pupuk kimia untuk menambahkan unsur hara tertentu berupa senyawa anorganik berkadar tinggi pada tanah.
• Senyawa anorganik yang terbawa oleh pupuk mudah larut sehingga,pengaruh dalam kesuburan tanah tidak bertahan lama atau sekali pakai.
•  jika dipakai dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan kerusakan struktur tanah .
• jika di aplikasikan dalam janngka waktu lama akan merusak pertumbuhan organisme menguntyungkan dalam tanah atau bahkan dapat membunuhnya.
• Berbahaya jika digunakan dalam jangka waktu lama.
• Mempunyai efek samping.

Tags: